Pelindo IV ekspor langsung komoditas rempah-rempah dari Sulawesi Tengah

Keuangan


ILUSTRASI. Pelindo IV ekspor langsung komoditas rempah-rempah dari Sulawesi Tengah

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

BERITAASLI.COM –   JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) melalui Cabang Pantoloan melakukan direct export perdana komoditas rempah-rempah dengan negara tujuan Vietnam dan China.

General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Pantoloan, Nengah Suryana Jendra mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah rutin hampir setiap minggu melakukan direct export komoditas kelapa ke beberapa negara di Asia.

“Hanya saja untuk rempah-rempah, ini baru perdana dilakukan direct export. Kalau yang kelapa sudah rutin direct export ke beberapa negara di Asia sejak 12 September 2020,” kata Nengah dalam keterangan tertulis yang disiarkan Kamis (1/4). 

Dia menegaskan, Pelindo IV khususnya Cabang Pantoloan akan memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik atas upaya pemerintah daerah untuk menggerakan ekonomi melalui kegiatan ekspor sejumlah komoditas unggulan ke luar negeri.

“Apapun upaya pemerintah untuk peningkatan ekonomi, akan selalu kami dukung dengan fasilitas dan pelayanan yang maksimal,” imbuh Nengah.

Baca Juga: PT BIMA memperkokoh kerjasama engineering companies dengan Pelindo IV

Sebelumnya, pada Senin (29/3), Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, diwakili Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Bunga Elim Somba, serta pejabat terkait lainnya secara resmi melepas ekspor perdana rempah-rempah sebanyak 4 kontainer atau 63,78 ton dengan nilai Rp 3,7 miliar ke Vietnam dan Tiongkok dari Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah. 

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Gubernur Sulawesi Tengah menyambut baik kegiatan ekspor perdana rempah-rempah berupa lada putih, pala biji dan bunga pala sebagai komoditas baru produk pertanian di Sulteng, sekaligus sebagai pelaksanaan program Kementerian Pertanian RI yang tujuannya untuk mendorong gerakan tiga kali lipat ekspor (grateks).

Menurut Longki, komoditas pertanian memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah, di mana perannya bukan saja terhadap ketahanan pangan tetapi juga memberi andil yang cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah melalui ekspor.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di BERITAASLI Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts