Rupiah berpotensi melemah, tertekan prospek pemulihan ekonomi AS

Keuangan


ILUSTRASI. Petugas menghitung pecahan uang dolar AS di salah satu bank di Tangerang Selatan. (BERITAASLI/Carolus Agus Waluyo)

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika Dewi

BERITAASLI.COM – JAKARTA. Nilai tukar rupiah berpotensi ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (24/3). Prospek pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih cepat jadi sentimen negatif bagi rupiah. 

Mengutip Bloomberg, Rabu (24/3) pukul 13.50 WIB, rupiah di pasar spot ada di Rp 14.450 per dolar AS, melemah 0,37% dari sehari sebelumnya.  

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan rupiah berpeluang melemah terhadap dolar AS di penutupan sore hari ini. Pemicu pelemahan rupiah datang dari prospek pemulihan ekonomi AS yang diperkirakan terjadi lebih cepat. 

“Kebijakan fiskal pemerintah AS yang agresif berpotensi membuat pemulihan ekonomi dan bisa membuka peluang The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan lebih awal,” kata Ahmad, Rabu (24/3). 

Baca Juga: Masih tertekan, rupiah melemah 0,35% ke level Rp 14.447 per dolar AS

Di sisi lain sentimen dari dalam negeri terkait penanganan kasus Covid-19 yang mengalami kemajuan bisa saja menjadi penghambat penguatan dolar AS. Ahalsil, pelemahan rupiah terhadap dolar AS bisa tertahan. 

Ahmad memproyeksikan rentang rupiah hari ini di Rp 14.400 per dolar AS-Rp 14.500 per dolar AS.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di BERITAASLI Store.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts